Kabupaten Jeneponto adalah salah satu Daerah Tingkat II di provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Ibu kota kabupaten Jeneponto adalah Bontosunggu. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 749,79 km2 dan berpenduduk sebanyak 330.735 jiwa.

Secara geografis, Kabupaten Jeneponto terletak di 5°23'- 5°42' Lintang Selatan dan 119°29' - 119°56' Bujur Timur. Kabupaten ini berjarak sekitar 91 Km dari Makassar. Luas wilayahnya 749,79 km2 dengan kecamatan Bangkala Barat sebagai kecamatan paling luas yaitu 152,96 km2 atau setara 20,4 persen luas wilayah Kabupaten Jeneponto. Sedangkan kecamatan terkecil adalah Arungkeke yakni seluas 29,91 km2.

Kondisi topografi Kabupaten Jeneponto pada bagian utara terdiri dari dataran tinggi dengan ketinggian 500 sampai dengan 1400 meter diatas permukaan air laut (mdpl) yang merupakan lereng pegunungan Gunung Baturape - Gunung Lompobattang. Sedangkan bagian tengah berada di ketinggian 100 sampai dengan 500 mdpl dan pada bagian selatan merupakan pesisir serta dataran rendah dengan ketinggian antara 0 sampai dengan 100 mdpl. Karena perbatasan dengan Laut Flores maka Kabupaten Jeneponto memiliki pelabuhan cukup besar yang terletak di desa Bungeng.

Pada tahun 1863, Bangkala dan Binamu dengan Laikang berpisah. Ini membuktikan jiwa patriotisme Turatea melakukan perlawanan yang sangat gigih terhadap pemerintah Kolonial Belanda. Tanggal 29 Mei 1929 adalah pengangkatan Raja Binamu . Tahun itu mulai diangkat “Todo ” sebagai lembaga adat yang refresentatif mewakili masyarakat. Tanggal 1 Mei 1959, berdasarkan Undang -undang No . 29 Tahun 1959 menetapkan terbentuknya Daerah Tingkat II di Sulawesi Selatan, dan terpisahnya Takalar dari Jeneponto. Sulawesi Selatan, dan terpisahnya Takalar dari Jeneponto.

Tanggal 1 Mei 1863, Jeneponto menjalani masa-masa yang sangat penting yaitu dilantiknya Karaeng Binamu, yang diangkat secara demokratis oleh “Toddo Appaka ” sebagai lembaga representatif masyarakat Turatea. Mundurnya Karaeng Binamu dari tahta sebagi wujud perlawanan terhadap pemerintah kolonial Belanda.

Dengan Demikian penetapan Hari Jadi Jeneponto yang disepakati oleh pakar pemerhati sejarah, peneliti, sesepuh dan tokoh masyarakat Jeneponto, dari seminar Hari jadi Jeneponto yang berlangsung pada hari Rabu, tanggal 21 Agustus 2002 di Gedung Sipitangarri, dianggap sangat tepat, dan merupakan keputusan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Apa saja sih keindahan dan keunikan yang membuat Jeneponto wajib untuk di kunjungi jika sedang berada di tanah Sulawesi?

Kincir Angin Raksasa
Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Tolo 1 menjadi destinasi wisata baru di Kabupaten Jeneponto. Lokasinya berada di tengah padang sabana dengan latar pegunungan yang hijau. Kincir angin raksasa PLTB Tolo 1 di Kabupaten Jeneponto merupakan salah satu bagian dari proyek percepatan pembangunan pembangkit 35.000 MW. Proyek tersebut juga merupakan bagian dari upaya pemerintah mencapai target bauran energi nasional 23 persen dari Energi Baru Terbarukan (EBT) pada tahun 2025.

Batu Siping
Jeneponto memiliki Batu Siping. Sebuah destinasi yang terletak di Karampuang, Desa Garassikang, Kecamatan Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto. Destinasi ini cukup unik karena struktur batu terbilang langkah menyerupai pesawat luar angkasa.

Bukit Sinalu Bulu Jaya
Jeneponto memiliki Bukit Sinalu Bulu Jaya. Sebuah bukit yang sangat menarik dengan hamparan rumput hijau disepanjang mata memandang. Bukit ini sering diistilahkan bukit teletubies karena karakter bukitnya yang mirip dengan bukit teletubies. Bukit ini menjadi spot destinasi wisata masyarakat sekitar karena keindahan alamnya yang sangat mengagumkan. Bukit ini terletak di Bulu Jaya, Kecamatan Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto.

Air Terjun Tama’lulua
Jeneponto memiliki Air Terjun Tama’lulua. Sebuah destinasi air terjun yang sangat mengagumkan dengan keindahan air terjun yang tak ada duannya. Aliran air yang mengalir deras jatuh dari ketinggian seakan menampar tebing batu yang dilaluinya. Bukan hanya airnya yang menawan namun disini kita pula dapat melihat kilauan bebatuan yang terkena cahaya matahari di pagi hari. Air terjun ini terletak di Bontomanai, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto.

Lembah Hijau Rumbia
Jeneponto memiliki destinasi wisata Lembah Hijau Rumbia. Sebuah destinasi wisata buatan yang menyediakan beberapa fasilitas kolam renang serta berbagai fasilitas lain yang siap memanjakan mata para pengunjung. Yang lebih uniknya lagi dari destinasi yang satu ini karena hampir semua fasilitas yang disiapkan terbuat dari bambu sehingga berada disini akan menjadikan suasana lebih artistik dan menyenangkan. Destinasi ini terletak di Tompobulu, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto.

Pantai Karsut
Jeneponto memiliki destinasi wisata Pantai Karsut. Sebuah pantai yang menawarkan keindahan yang eksotik. Berada di pantai ini akan membuat suasana hati semakin bahagia. Apalagi jika bersama dengan keluarga. Namun disarankan bagi pengunjung agar berkunjung di sore hari agar matahari tidak terlalu panas. Di pantai ini pengunjung dapat pula menyaksikan momen terbenamnya matahari. Pantai ini terletak di Bulusibatang, Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto.

Bukit Bossolo
Jeneponto memiliki destinasi wisata Bukit Bossolo. Sebuah bukit yang terletak di Bontomanai, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto. Bukit ini menawarkan keindahan alam yang menawan. Lingkungan yang belum terjamah menjadikan suasana di sekitar bukit ini masih alami dan sangat cocok untuk dikunjungi.

Pantai Tamarunang
Jeneponto memiliki destinasi wisata Pantai Tamarunang. Sebuah pantai yang terletak di Tamarunang, Pabiringa, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto menyimpan keindahan yang sangat mengagumkan. Berbagai fasilitas di pantai ini tersedia yang siap memanjakan para pengunjung seperti gasebo tempat bersantai dan lorong-lorong yang dibuat unik untuk membuat kehadiran pengunjung semakin berkesan.

Pantai Garassikang
Jeneponto memiliki destinasi wisata Pantai Garasikang. Sebuah pantai yang tak berpasir dan tak memiliki bibir pantai. Hanya berupa tebing batu yang bercorak putih akan memberikan sensasi yang menarik untuk berfoto atau sekedar mengabadikan momen di pantai ini. Pantai ini terletak di Kecamatan Bangkala, Kabupaten jeneponto.

Danau Bulu Jaya
Jeneponto memiliki destinasi wisata Danau Bulu Jaya. Sebuah danau berbentuk lingkaran dengan air yang berwarna hijau toska berada diatas bukit. Danau yang menyeguhkan keindahan yang super keren. Apalagi jika dikunjungi saat musim penghujan. Danau ini terletak di Bulu Jaya, Kecamatan Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto.

Makam raja-raja Binamu
Jeneponto memiliki destinasi wisata Makam Raja-Raja Binamu. Sebuah makam bersejarah yang sangat cocok di kunjungi bagi penikmat wisata sejarah dan budaya. Makam ini terletak di Bontoramba, Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto.

Britaria Kassi
Jeneponto memiliki destinasi wisata bernama Britaria Kassi. Sebuah destinasi menarik dengan adanya dermaga yang siap mengantarkan pengunjung untuk bersantai ria ke tengah laut. Pada bagian ujung dermaga terdapat sebuah tempat yang bisa digunakan untuk bersantai. Namun disarankan jika berkunjung kesini, ada baiknya jika membawa pancing karena disini sangat cocok untuk bersantai sambil memancing ikan. Destinasi ini terletak di Tonrokassi, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto.

Air Terjun Tuang Loe
Jeneponto memiliki destinasi wisata Air Terjun Tuang Loe. Sebuah air terjun yang menawarkan keindahan alami. Airnya yang deras serta struktur bebatuan yang mengelilinginya menjadi daya pikat dari destinasi ini. Meskipun jatuhnya air tidak begitu tinggi namun kondisi air akan membuat pengunjung untuk betah disini. Air terjun ini terletak di Karampuang, Desa Datara, Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto.

Air Terjun Musim Hujan
Jeneponto memiliki Air Terjun Musim Hujan. Sebuah air terjun yang terbilang unik karena air terjun ini hanya akan muncul di musim hujan dan akan lenyap di musim kemarau. Hal ini terjadi karena aliran air yang ada disini berasal dari air hujan. Bukan cuman itu, namun yang lebih menarik dari destinasi ini karena kondisi batu disekitaarnya yang bisa mengeluarkan kilau saat terkena sinar mentari pagi. Destinasi ini terletak di Sampean, Desa Bontotiro, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto

Pantai Biringkassi
Jeneponto memiliki Pantai Biring Kassi. Sebuah pantai yang dilengkapi dengan dermaga untuk bersantai dan berselfi ria. Pantai ini terletak di Jl. HV Worang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto.

Air Terjun Punagaya
Jeneponto memiliki Air Terjun Punagaya. Sebuah air terjun yang sangat mengagumkan dengan aliran sungai yang sangat indah. Selain pemandangannya yang alami dan eksotik, struktur bebatuan yang menjadi dinding sungai menjadi daya tarik tersendiri dari destinasi yang satu ini. Destinasi ini terltak di Desa Bontorappo, Kecamatan Tarowang, Kabupaten Jeneponto.

Pantai Ujung
Jeneponto memiliki Pantai Ujung Tiro. Sebuah pantai yang nyimpan keindahan alami. Berada disini seakan berada diluar negeri. Deretan gazebo yang super duper unik dengan beragam warna menjadi daya tarik tersendiri dari pantai ini, ditambah lagi dengan rimbunan pohon kelapa yang semakin mempercantik pantai ini. Pantai ini terletak di Perbatasan Jeneponto-Bantaeng, Desa Ujung Timur, Kabupatn Jeneponto.

Pulau Libukang
Jeneponto memiliki Pulau Libukang. Sebuah pulau yang menawarkan keindahan eksotis. Keindahan pulau ini membuat banyak pengunjung kerap berkunjung ke pulau ini untuk bersantai ria bersama keluarga. Pulau ini terletak di Dusun Palameang, Kelurahan Bontorannu, kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto.
Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.